Sumber Daya Alam Non Hayati

Sumber daya yang tersedia di alam pada umumnya dapat memenuhi kebutuhan manusia dalam banyak hal. Tidak heran dari dulu hingga sekarang pemanfaatannya terus dilakukan hingga sekarang. Bahkan manusia merupakan bagian dari yang tak terpisahkan dari lingkungan. Meski demikian perlu dilakukan pelestarian karena SDA sifatnya terbatas.

Berdasarkan jenisnya sumber daya alam berdasarkan jenisnya dikelompokkan menjadi sumber daya alam hayati (biotik) dan sumber daya alam non hayati (abiotik).

Lihat juga:

Pengertian

Secara umum sumber daya alam adalah suatu nilai potensi yang dimiliki oleh suatu materi ataupun unsur tertentu dalam kehidupan. Perlu diketahui sumber daya alam tidak selamanya bersifat fisik akan tetapi dapat juga berupa non fisik.

Sumber daya alam non hayati (abiotik) adalah SDA yang berasal dari makhluk hidup seperti tumbuhan, mikroba dan manusia. SDA non hayati merupakan sumber daya alam yang dapat diperbaharui karena tumbuhan, hewan maupun mikroorganisme dapat berkembang biak. Sebenarnya air juga termasuk dalam sumber daya alam yang dapat dipulihkan meskipun yang memulihkannya adalah alam melalui daur hidrologi.

  1. Sumber daya alam tumbuhan

Berbicara tentang sumber daya alam tumbuhan tidak hanya jenisnya saja melainkan jugamanfaatnya misalnya untuk tumbuhan berguna untuk pangan, papan, dan rekreasi, akan tetapi untuk bunga – bunga tertentu seperti melati, anggrek bulan, dan reafflesia arnoldi merupakan pengecualian karena ketiga jenis bunga tersebut sejak 9 januari 1993 dalam Kepres No.4 telah ditetapkan sebagai bunga nasional dengan gelar masing-masing sebagai berikut:

    • Melati sebagai bunga bangsa
    • Anggrek bulan sebagai bunga pesona
    • Raffflesia arnoldi sebagai bunga langka

Tumbuhan memiliki kemampuan menghasilkan oksigen & karbohidrat melalui proses fotosintesi. Maka dari tumbuhan merupakan produsen atau penyusun dasar rantai makanan.

Eksploitasi terhadap tumbuhan yang berlebihan akan berdampak terhadap kerusakan dan kepunahan, dan akan merusak rantai makanan.

  1. Sumber daya hewan

Sumber daya hewan dapat berupa hewan liar maupun hewan ternak atau yang sudah dibudidayakan. Pada tanggal 9 januari 1993 juga ditetapkan sebagai tiga satwa nasional, yakni:

    • Komodo (Varanus Kodoensis) sebagai satwa nasional darat
    • Ikan Solera merah sebagai satwa nasional air
    • Elang jawa sebagai satwa nasional

Guna mencegah dari kepunahan terhadap ketiga satwa diatas, maka perlu diusahakan pelestarian secara in situ dan ex situ. Pelestarian in situ merupakan pelestarian yang dilakukan pada habitat aslinya sementara pelestarian ex situ adalah pelestarian satwa langka merupakan pelestarian dengan cara memindahkan satwa langkah dari habitat aslinya ke tempat lainnya.

  1. Sumber daya mikroba  

Sumber daya mikroba memiliki peran penting dalam berbagai hal seperti berikut:

    • Sumber pangan atau mengubah bahan pangan menjadi bentuk lain, misalnya tape, sake, tempe, dan oncom
    • Penghasil obat-obatan (antibiotik), misalnya penisilin
    • Membantu penyelesaian jalan keluar tentang pencemaran udara, misalnya dengan membuat biogas dan daur ulang sampah.
    • Sebagai rekayasa genetika, misalnya pencakokan gen virus dengan gen sel hewan guna menghasilkan interferon yang dapat melawat jenis virus

Contoh sumber daya alam non hayati

 Menemukan contoh baik sumber daya hewani, tumbuhan maupun mikroba dalam kehidupan sehari-hari tidaklah sulit.

 

  1. Sumber daya hewan
  • Daging bersumber dari ikan, mamalia maupun hewan lainnya dapat digunakan sebagai sumber protein hewani bagi manusia
  • Susu, bersumber dari hewan mamalia dapat dimanfaatkan sebagai minuman bergizi bagi manusia. Misalnya, susu yang sering dikonsumsi seperti susu sapi, susu kambing, maupun susu kuda.
  • Telur, bersumber dari hewan ovipar seperti unggas, reptil maupun ikan. Telur yang dikonsumsi manusia dapat dijadikan sebagai sumber protein hewani, misalnya telur ayam, telur bebek, telur burung puyuh, maupun telur angsa.
  • Kulit, dihasilkan dari semua hewan dan dapat digunakan sebagai bahan baku sandang bagi manusia. Misalnya kulit domba dapat dijadikan sebagai tas, tas, ikat pinggang, dompet dan lain sebagainya.
  • Madu, dihasilkan oleh lebah dan dapat dijadikan sebagai bahan baku obat herbal

 

  1. Sumber daya tumbuhan

Tumbuhan dapat menghasilkan beragam produk yang dapat digunakan manusia guna menunjang kebutuhan hidupnya.

  • Sayur, dihasilkan dari tanaman sayuran dan dapat dimanfaatkan manusia sebagai bahan pangan, misalnya, kangkung, bayam, daun singkong, dan lain sebagainya.
  • Buah dihasilkan dari berbagai jenis tanaman dan dimanfaatkan sebagai bahan pangan.
  • Kayu, dihasilkan dari tanaman kayu dan dapat digunakan sebagai material pembuatan rumah
  • Bunga, sebagai sarana hobi, keindahan maupun penghormatan. Misalnya bunga mawar, melati dan tulip
  • Biji, sebagai sumber pangan, misalnya padi, jagung dan gandum

 

  1. Mikroorganisme

Berbagai jenis sumber daya mikroorganisme dialam yang dapat digunakan manusia sebagai alat pemenuhan kebutuhan melalui penerapan bioteknologi. Bioteknologi adalah pemanfaatan mikroorganisme sebagai agen perubahannya. Contoh pemanfaatan bioteknologi misalnya proses pembuatan tempe, cuka, yougart, kezu, dan anggur. Proses pembuatan kesemua produk tersebut ditambahkan mikroorganisme menguntungkan seperti jamur, kapang dan bakteri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *